Habis gelap terbitlah terang

Memang benar apa yang dikatakan Raden Ajeng Kartini, pahlawan emansipasi wanita itu menuturkan semboyan yang pantas dalam menggapai hasil-hasil dari berbagai perjuangan dan pengorbanan. Begitu juga yang dialami semua orang pada masa – masa ia berjuang. Tapi memang bisa dikatakan hasil ternyata bukanlah tujuan ato akhir dari perjuangan itu, tetapi proses, semangat, sikap yang benar dan tepat yang perlu dihayati agar perjuangan selanjutnya lebih berarti dan berarti dan tidak perlu mengulangi berbagai kekeliruan sebelumnya. Akhirnya yang juga ditunggu – tunggu telah terbit, dan ini adalah awal dari perjuangan semua mahasiswa dalam menggapai kesederhanaan dan kesadaran diri yang lebih matang untuk hari esok.

Untuk semuanya,

SELAMAT BERJUANG SEMOGA SUKSES …………………………………..

cek…cek…cek…..too..keee…..

Seperti kata pepatah, sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Itulah peribahasa yang pas untuk lakon kita satu ini. Tidak lama setelah Lolo pendadaran, Putu eka alias Tooke pun segera menyusul. Pendadaran kali ini juga tentunya ditempuh dengan susah payah dan penuh “strategi”. Berbarengan dengan bisnis yang sudah dijalankan lakon kita satu ini, Tooke akhirnya berhasil memperoleh gelar Sarjana S.kom yang sudah ditunggu – tunggu semua oleh semua mahasiswa. SELAMAT Semoga sukses…………………………….

cek…cek….cek…..tooo…..kee…….

Peluncuran Gringging Sarlila …..

Dalam merayakan Hari Raya Galungan dan Kuningan salah satu personil Punkpink, Novit MP, meluncurkan portal baru dengan nama Gringging Sarlila, apakah maknanya…? tidak tau, seolah olah itu muncul langsung saja. Klik di http://novit.groja.info/

Rahajeng Galungan Lan Kuningan

Jadi pengen Pulang Ke Bali……………………….!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Jek Be Guling gen layahe Puk…….

Seduk nok…..

Virus + Antivirus + Laptop = ES JERUK

Akhirnya oh akhirnya,

seperti anak bangau sudah kembali ke sarang

bagaikan air tiba dari hulu ke hilir

matahari sudah tenggelam di barat gelap menggeretam

laksana pucuk di rindu ulam pun tiba

DJ Romeo kita nan rupawan ini dengan malu – malu kucit melaju mendayung perahu menuju pulau “Fear Factor”. Ombak pun sudah dikibas – kibaskan oleh rekan – rekan kisana – kisana punkpink hanya untuk mempercepat laju perahu Romeo kita ini menuju “The Lord Of Fear Factor”. Bagaikan demo BBM saja kisana – kisana punkpink membakar semangat DJ Romeo menuju ruang pendadaran. Sebuah tempat dan takdir dari Yang Maha Kuasa untuk harus dilewati oleh mahasiswa – mahasiswa tak terkecuali DJ Romeo.

Setelah DJ ROmeo disana berdiri tegak menengadah ke depan,  ternyata yang dihadapi adalah para Ork – ork yang membuat Lolo terbengong care Togog Pager Ayu ne mare gae di Pure Banguntapan. Waktu pun seolah – olah berhenti yang membuat DJ kita merasa ingin waktu cepat berlalu. Tak kuasa menahan haus, lapar dan bayu ne ketag ketug, akhirnya tanpa disengaja DJ “memesan” ES JERUK kepada salah satu dosen dengan kata kunci “ES”+”AIR”+”JERUK” jadinya …………………………………..S.KOM………………………………….

ha……………ha………………..ha………………ha…………..lakon….pun sudah………….S.Kom………………….!!!!!!

SELAMAT DAN SUKSES BUAT DJ ROMEO,

SEMOGA SUKA DENGAN GAYA RAMBUTNYA YANG BARU.

SEMANGAT BRO………………………..? KALO MAU PASTI BISA………………

Detik – detik Pertama Punkpink meng-goal gawang pendadaran

Dek AyeSeperti seorang Striker saja, Dek Aye melaju bab demi bab, kode demi kode, bagaikan pesepakbola yang melewati gelandang demi gelandang lawan yang berakhir pada mulut gawang legalisir demi legalisir untuk melaju ke keranjang gawang pendadaran. Itupun tak luput dari simpati para breaker – breaker yang juga menyerang menggempur seolah – olah mereka masing – masing membawa bola api hanya untuk merobek dan membakar gawang puncak dari kebebasan akademis. SARJANA………!!!!!!!!!!!!!! ha….ha….ha….ha….ha

Tak usah dinanti dan tak usah ditunggu, dengan rasa percaya diri dan keyakinan yang matang Dek Aye berhasil menyelesaikan segala keluh kesah tetek bengek dan segala seklumat klumit rintangan yang selama ini selalu memberatkannya. Ia pun kembali bersemangat untuk mengguncang dunia lagi yang lebih hebat.

SELAMAT SARJANA PUNKPINK KITA YANG PERTAMA,

ROCK N` ROLL

Pistol makaput merk King Cobra

Tersebutlah seekor anjing yang sangat gagah, berani, berwatak ksatria dan sangat disegani di dunia per-anjing-an.  Beliau bernama Cobra, yang namanya memiliki arti eksotis dan berwibawa tinggi. Tak heran semenjak salah satu personil Punkpink, Mank Iblis ketika pergi ke pasar khusus anjing “berkomitmen ksatria” ini merasa takjub dan terpesona dengan otot – otot, liukan-liukan tubuh dan gonggongan yang sangat sesuai dengan karakter anjing yang diidam – idamkan oleh Mang Iblis. Tanpa ragu – ragu lagi Mang Iblis langsung membelinya dari Ringroad Utara (lupa tempatnya) bersama Ida.

Sampai di istana punkpink, Cobra pun dikenalkan dengan seluruh opersonil Punkpink dan teman – teman lainnya. Dan….ho…ho…ho…..sungguh terpesona dan terjerembab juga ketika semuanya melihat Cobra yang notabene sudah bukan anjing kecil lagi. Semuanya tertegun ketika melihat Feetbull itu.

Entah mengapa berita tersebut sampai di telinga Pemilik Istana Punkpink yang notabene sudah melarang melihara anjing di istana berdasarkan kesepakatan terdahulu. Karena itulah belum sehari lamanya Cobra dibawa oleh pemiliknya ke tempat kontrakan lain. Yah …. personil Punkpink pun tidak sempat mengenal karakter Cobra lebih dekat. Itu demi kebaikan keberadaan dan kehidupan di istana punkpink terhadap dunia luar dan tetangga.

Kebebasan ber-Radio menjelang Pemilu Gubernur Bali

Sebagai penghujung pemilu Gubernur Bali yang akan diselenggarakan 2009 mendatang, tidak lepas dari sepak terjang para Cagub dalam “menebar pesonanya” atau membungkamkan pendukung lawannya. Sungguh ironis memang yang dialami Radio Swara Negara yang berlokasi di Jembrana ini dengan Radio Komunitas Pendidikan di SMP N 2 Denpasar. Dimana Radio Swara Negara yang notabene sudah malang melintang sering didengarkan oleh Personil Punkpink asal Jembrana ini (DJ Romeo, bukan nama sebenarnya) untuk sementara waktu dicabut ijin siarannya oleh pemerintah Jembrana dengan alasan “ijin dicabut karena menjelang pemilu gubernur, nanti kalo udah pemilu baru diberi ijin”.

Jika dilihat dari logika, kebebasan usaha dan kebebasan berpendapat ini sudah jelas urusan politik semata, sebab apa hubungannya masalah perijinan usaha dengan masalah pemilihan gubernur ?. Mentang – mentang tidak mendukung calon penguasa, pemerintah setempat melakukan tebang pilih dalam pelayanan perijinan publik. Berita terkait diatas dapat dilihat disini (16 Juni`08)

Dan…., sungguh berlawanan dengan Radio Komunitas di salah satu SMP di denpasar ini, Penguasa terkait meresmikan Radio tersebut dan tentu saja agar seolah – olah memperhatikan pendidikan (semoga saja memang benar begitu). Berita terkait dapat dilihat disini (16 Juni`08)

Dunia informasi dan hiburan memang perlu perlindungan pemerintah sebagai sebuah wahana masyarakat agar dapat berinteraksi dengan dunia luar. Dan pemerintah pun juga hendaknya menghargai kebebasan berusaha dan berpendapat.

Kampanye (TP – TP) lagi ……

Setiap personil punkpink ngenet sambil ngabisin duit, pasti langsung menuju situs – situs berita tentang kampung halaman mereka, BALI. Dan tiap ke balipost, akhir – akhir ini selalu membahas tidak jauh dari perpolitikan dalam Pemilihan Gubernur yang notabene sedang memanas di Bali. Yang amat mengasyikan adalah cara – cara , metode – metode, flowcart – flowcart yang digunakan calon Gubernur untuk menggaet hati rakyat banyak. Terutama calon gubernur satu ini yang bisa dilihat disini , cara kampanyenya memang unix, dan sangat berpandangan objek oriented terhadap masyarakat kurang mampu dan kaum perempuan.

Yang bikin unix lagi, pinjaman untuk menggelar “kampanye” tersebut berasal dari 5% Anggaran Dana Desa. Dengan ini semoga yang 95% juga dipakai untuk rakyat kecil juga.

Mobil baru milik Iblis & Zenith

Pemanasan global yang terjadi akhir – akhir ini membuat personil – personil Punkpink benar – benar antusias akan permasalahan universal tersebut. Mereka mencoba untuk membeli rokok yang mengandung CFC alias bebas global warming dengan komposisi rokok yang tidak mengandung ion – ion Carbon (karena mudah bereaksi dengan senyawa Oksigen menjadi CO/CarbonMonoksida yang sangat beracun, nduk kaden…!) sehingga molekul – molekul gas yang diciptakan tidak begitu menyebabkan efek rumah kaca yang dapat menyebabkan pemanasan global. Lagipula rokok dengan mengandung sedikit ion – ion Carbon dijual lebih murah di warung sebelah, alias pas kantong lagi kerud, akhir bulan sih.

Tapi meskipun demikian tetap saja personil – personil Punkpink tidak begitu memikirkan penggunakan bahan bakar bermotor. Mereka tetap saja senang pergi menghabiskan uang dan bensin. Bahkan Mang Iblis dan Zenith masing – masing baru saja diwariskan Mobil Balap McLaren berteknologi canggih, bandel, elegan dan IT banget karena bisa dikendalikan dari atas genteng menggunakan remote James Bond melalui gelombang Radio 103 FM. Mobil tersebut merupakan warisan dari 2 kakek yang baru saja meninggal di depan rumah pada hari sebelumnya, berkat bantuan Mang Iblis dan Zenith yang membantu kakek tersebut dalam menyukseskan Pilkada Yogya dan Jawa Tengah yang diadakan akhir – akhir ini.

Mobil – mobil tersebut merupakan teknologi abad 22 karena tidak menggunakan bahan bakar dan dapat dikontrol melalui wireless 3G sehingga tidak menyebabkan pemanasan global yang berarti. Dua mobil yang akhir – akhir ini nangkring di Istana Gedung Putih Punkpink tersebut selalu banyak dibicarakan dan diminati oleh warga sekitar, lantaran bentuk dan teknologinya yang aerodinamis dan memiliki nilai seni yang absolut. Banyaklah orang yang sengaja lewat – lewat tidak jelas di depan tempat petilasan Punkpink tersebut terutama orang – orang yang sok modern dan sok futuristic, tukang Es Cendol, Nasi Goreng, Bakso, Es Jae, dan Sate Vampire hanya untuk menyaksikan Mobil McLaren yang distater dan dimodifikasi oleh dua maestro otomotif mobil kita itu. Warga sekitar tersebut juga sempat bingung dimana kira – kira dua mobil elok itu diparkirkan, karena parkir depan juga sudah penuh dengan berbagai jenis motor berteknologi abad 22 dimana Pembalap Motor kelas duniapun tidak bakal bisa mengendarainya. Sampai sekarang pun mereka masih bertanya – tanya terutama kepada Komang Iblis dan Zenith sebagai pemilik dan pemodif kawakan mobil tersebut.

Sebelum mengendarai mobil tersebut, Mang Iblis dan Zenith masing – masing mengecas baterai mobil dulu, lantaran mobil tersebut juga menggunakan baterai sebagai sumber daya selain menggunakan cahaya matahari dan cahaya bulan. Baterai tersebut digunakan untuk konsumsi Prosesor Intel Core 2 Duo yang ditanam di dalamnya dan untuk mengoptimalkan penggunakan bioteknologi didalamnya.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.